Detail Cantuman Kembali
perubahan morfologi muara sungai porong, sidoarjo
Muara merupakan tempat akhir dari pergerakan arus sungai yang berbatasan langsung dengan laut, dapat pula diartikan sebagai estuari, yaitu bagian sungai yang masih mendapat pengaruh pasang surut. Sirkulasi aliran yang terjadi di estuari sangat dipengaruhi oleh sifat-sifat morfologi estuari itu sendiri, pasang surut, arus, gelombang dan debit aliran sungai dari hulu. Teknologi yang mudah dan cepat untuk pemantauan perubahan muara adalah dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh citra satelit landsat yang dapat melihat perkembangan daerah yang ada disekitar terutama Muara Sungai Porong sehingga perlu dilakukan analisis perubahan morfologi muara serta pengaruh gelombang, pasang surut dan arus di Muara Sungai Porong, Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam analisis perubahan garis pantai terutama dalam ekstraksi garis pantai adalah Normal Different Water Index (NDWI) dan dengan menggunakan metode pemisahan arus total menjadi arus pasang surut dan non pasang serta metode peramalan gelombang dari bangkitan angin. Penambahan batas tepi darat Muara Sungai Porong sebesar 4,66 km dan perubahan delta Muara Sungai Porong sebesar 890.962 m² dengan pengaruh terbesar arus non pasang surut memiliki kecepatan rata-rata 0,024 m/s dan laju aliran rata-rata debit sungai sebesar 578,9 m³/s sehingga dapat disimpulkan Muara Sungai Porong mengalami perubahan morfologi akibat didominasi oleh debit sungai.
Ima Nurmalia Permatasari - Personal Name
Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. - Personal Name
Engki Andri Kisnarti, M.Si. - Personal Name
Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc. - Personal Name
Engki Andri Kisnarti, M.Si. - Personal Name
624.17.13 Ima p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
x, 65 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







